Surat kecil untukmu
Ayahanda ku tercinta,
20 taun yang lalu ketika putrimu seorang masih berusia 2 taun
kau sering menggendongku
memboncengku dengan mengayuh ontel tua itu
mendengar dengar sabar rengekan dan tangisan putri kecilmu
tanpa ada kata lelah dari bibirmu
kini, kau tak mungkin lagi menggendongku dan memboncengku
namun, kau tetap setia mendengar rengekanku,
Ayah kau tau itu, Aku ingin kau selalu bersamaku,
Aku ingin menutup mata ini di atas pangkuanmu ayah.
Komentar
Posting Komentar