sepatu merah jambu
mungkin aku terlalu meremehkan keadaan, terlalu memanjakan diri. sehingga aku lupa bagaimna rasanya cemas, bahkan aku tak menganggapnya ada, walau sebenarnya hidupku penuh dengan kabut hitam yang selalu setia mengiringi setiap langkah setiap pendaki. tersenyum di antara kesedihan menyadariku bahwa aku telah jauh tertinggal dari para2 pejuang yang dulunya pernah setia bersamaku, hanya karena aku terlambat satu langkah dari mereka para mountainer, kini aku benar-benar sendiri atau aku yang terlalu pesimis dengan keadaan. mungkin itu yang membuat mereka meninggalkanku. aku tak akan menyalahkan mereka, aku akan tetap berjuang walau dengan tertatih tatih. karena pada dasarnya aku yakin bahwasannya tidak ada perjuangan yang sia-sia.
terkadang tanpa sadar aku harus menangis tanpa tau apa penyebab kenapa aku harus menangis, padahal aku masih mampu untuk tertawa dan tersenyum. mungkin bernar kata pria itu (A) aku terlalu minder dengan diriku, jauh di dalam benak aku selalu membela keadaanku, agar aku tak harus di remehkan. bukan berarti aku benar2 menolak persepsi mereka tentang siapa aku sebenarnya. hanya saja aku lebih suka sendiri di banding harus berkumpul. sedikit banyak memang benar apa adanya menurut pria itu.
pria berkulit hitan dengan senyum manisnya, aku berlajar darinya tentang berartinya hidup ini, tentang pentingnya berbaur dengan sesama. senyum
terkadang tanpa sadar aku harus menangis tanpa tau apa penyebab kenapa aku harus menangis, padahal aku masih mampu untuk tertawa dan tersenyum. mungkin bernar kata pria itu (A) aku terlalu minder dengan diriku, jauh di dalam benak aku selalu membela keadaanku, agar aku tak harus di remehkan. bukan berarti aku benar2 menolak persepsi mereka tentang siapa aku sebenarnya. hanya saja aku lebih suka sendiri di banding harus berkumpul. sedikit banyak memang benar apa adanya menurut pria itu.
pria berkulit hitan dengan senyum manisnya, aku berlajar darinya tentang berartinya hidup ini, tentang pentingnya berbaur dengan sesama. senyum
Komentar
Posting Komentar