Kembali kuat

Aku tidak berlari, hanya mencari pembuktian untuk ku jadikan bukti yang relevan agar ia nya tetap kokoh dan bermanfaat layaknya berlian yang terbuang namun tetap bersinar dan berharga.

Aku, tak lagi bersuara hanya sedikit kejam dalam bertindak, ntah benar atau salah yang jelas aku seakan lelah untuk bersuara mengatakan sesuatu padanya. Ingin ku titipkan sebuah kisah padanya, namun, matanya seakan telah menyiratkan bahwa ia sudah enggan bahkan menolak tentang apapun yang berkaitan tentang aku. Dan kini akupun mulai untuk menjauh dan tetap bungkam. Sulit untuk bergerak bahkan melihat pun aku tak kuat. Yang mampu ku lakukan hanya sebatas doa dalam sebuah sujud. Dan takdir Tuhan tak pernah salah.

Aku yang masih saja percaya bahwa takdir Tuhan tak pernah salah, masih tetap menaruh harap dalam sebuah doa tentang segala apa yang menjadi keinginan. Jadi ku putuskan untuk menulis segalanya apapun itu, tentang jodoh, rezeki bahkan maut ku pun pada sang ilahi, karenanya pada dasarnya segalanya ia yang menentukan.

Hari ini hari dimana angin begitu kencang bertiup, dan hari ini juga hari dimana aku di ingat kan bahwa aku bukan lagi ranting kering yang semaunya patah dan hilang. Hari ini sekali lagi aku di bangun kan dari lelahnya malam, dan kerasnya siang. Hari ini juga Tuhan inginkan aku tetap kuat dan kokoh layaknya mutiara yang tetap bersinar walau terbuang sekalipun.

Komentar

Postingan Populer