I Really tired



12 Desember 2014, Juma’at.
I don’t know, what can I think clearly, I think it could !. maybe. I need you help. Setiap manusia pasti pernah berharap keadilan pada manusia lainnya. Begitu juga aku, namun, aku tak punya cukup keberanian disini, terlalu banyak penghalang agar aku tak banyak menuntut hak sebagai seorang anak pada orang tuanya, tak logis rasanya jika aku banyak menuntut hak pada orangtuaku. Selama ini cukup banyak pengorbanan mereka padaku, hingga kini aku bisa mengunyah bangku perkuliahan. Terdengar sedikit kasar ketika aku menulis kata mengunyah, namun itu kenyataannya bahwa konotasi itu pantas untuk ku tulis disini. Tak ada yang mudah disini, aku berjuang dengan diriku, berperang melawan kemalasanku, hingga diremehkanpun aku sering. Semua itu bukan sebuah penghalang untukku. Malah itu semua merupakan sebuah jembatan untuk terus berjuang tanpa henti. apalagi sampai putus asa. Rasanya menyedihkan jika aku harus putus asa, dimana pintu kesuksesanku tinggal selangkah lagi.
Ntahlah . Ntah apa yang sebenarnya ingin ku tulis di sini, hanya sebatas berbagi cerita tentang kehidupan yang benar benar real di luar sana, banyak pelajaran yang di peroleh, pintu keberhasilanku memang belum benar benar terbuka lebar , terbesit di benakku tentang kisahku yang kelam kadang berwarna. Mungkin bisa di katakan akhir penantianku diujung senja. Cintaku akan senja dan hujan membuatku tak pernah absen menatap langit di penghujung senja. Apalagi jika langit itu di hiasi hujan disepanjangnya. Jikapun hujan tidak pernah hadir, selalu ada mega yang setia menemaniku di akhir senja. Hujan dan mega memang tak pernah berpisah, tanpa mega, hujan tak akan pernah hadir. Mereka selalu menjadi pelengkap dalam setiap moment yang berbeda. Dan selalu berakhir dengan happy ending.
Senja itu membawakanku jauh kedasar angan angan yang hingga saat ini belum kutemukan jawabannya, angan angan tentang sebuah teka teki tanpa pertanyaan, bahkan bisa di bilang hidup ini bagaikan awan yang mengambang, yang tak pernah sampai diatas, bahkan tak pernah bisa jejak. Terdengar dangkal dan tak bermutu rasanya. Namun, itu yang pantas ku tulis disini, agar aku punya banyak tabungan semangat, sabar, dan ikhlas. agar aku bisa terus berjuang tanpa harus putus asa dan menyerah.  Terlalu pagi untukku menyerah disini, masih banyak jalan menuju kesuksesan, masih banyak jalan untukku menyelesaikan masalah masalah yang terjadi. Hingga aku tak pantas menyerah terlalu dini. Don’t give up and crying here. you can do it honey.
Terlalu banyak ide yang menggrogoti pikiranku, sampai akhirnya aku tak mampu meluahkannya. Hingga ide ide tersebut harus beranjak dari hidupku karena aku tak mampu menjadi pribadi yang unik disini. Bahkan, aku terlihat aneh di mata mereka yang melihatku. Aku yang membiarkannya pergi menjauh, aku memang tak punya banyak keberanian, aku memang bodoh, bahkan aku memang tak pantas memiliki ide ide cemerlang, bahkan mungkin aku tak pantas menjadi orang-orang besar. Ungkapan ini benar benar membuatku patah arah, aku benar benar memiliki pribadi yang penuh dengan moddy, aku butuh seorang motivator, agar ada orang selalu menuntunku menuju jalan yang benar. Agar aku benar benar terarah bukan malah salah kaprah.
Kini kemalasan dan ketidakpedulianku lebih menguasai diriku sendiri di banding aku. Apa yang sebenarnya terjadi dalam diriku ?.  cukup aku dan Tuhan yang tahu. pribadiku pun sampai tak mengenalnya. Itulah yang sempat terpikir olehku. Tentang bagaimana caranya bangkit, tentang bagaimana caranya tetap menjadi pribadi yang kuat, bahkan kini aku sedang berperang melawan kemalasan itu.
Aku memulainya lagi dari nol, dari aku yang benar benar tidak bisa apa-apa menjadi pribadi yang selalu ingin tau. Aku selalu berharap tidak ada penyesalan yang menghampiri bahkan mendekat, aku selalu berharap penyesalan selalu takut untuk mendatangiku. Agar aku tak memiliki sedikit penyesalanpun dalam hidup. Kadang harapan itu terdengar konyol, bahkan bisa di bilang aneh. Sampai akhirnya aku menukarnya dengan harapan yang lain.
Setidaknya aku masih di beri kesempatan untuk terus berharap dan berjuang untuk pribadiku. Yang penting aku tak mengganggu hidup orang lain hingga membuat orang tersebut terganggu akan kehadiranku. Jikalaupun aku ini pengganggu, kiranya boleh aku bertanya pada mereka yang berkata aku ini pengganggu. Tolong tunjukan dimana letak kesalahanku, agar aku dapat mengubahnya menjadi pribadi lebih baik lagi. Agar aku dapat memberi contoh yang lebih baik.
Dan ketika itu benar terlaksanakan, aku bisa berkata “ini lo aku, aku yang dulu pengganggu kini aku bisa menjadi pribadi yang baik yang bisa menjadi panutan kalian”. Dan aku bisa bilang pada kalian, tidak ada yang tidak mungkin, dulu aku yang kalian bilang tidak punya masa depan kini aku pribadi yang kalian kejar kejar. Kini siapa yang harus menutup mukanya dengan wajan, aku apa kalian.
Apa pantas aku menertawai kalian atau bahkan meremehkan kalian ?.. sebagian akan berkata “Yes” dan yang lain berkata “No”.. satu sisi, yang berkata Yes karena kebanyakan mereka merasa menang, dan kalian kalah intinya adalah balas dendam. Dan satu sisi yang berkata No, adalah mereka yang berkata tanpa kalian siapalah aku ini intinya kita semua saling melengkapi. Tidak ada yang kalah bahkan tidak ada yang menang. Disini kita saling berbagi pengalaman tentang pahitnya hidup.
Tanpa harus diperjelas panjang lebarpun, kalian yang membaca ini pastinya paham maksud tujuanku. Rasanya kita tak perlu mencari kelas untuk memperjelas ini semua. 3 sks pun belum tentu cukup untuk ini semua. Yang jelas intinya aku tak akan pernah menertawai kalian yang dulu pernah meremehkanku. Karena memang benar, tanpa kalian aku tak akan pernah bisa bangkit dan menjadi pribadi yang kuat. aku belajar semua dari kalian, so, i can't go away from you.




Komentar

Postingan Populer